Al Mujaadilah ayat 11 : Hai orang-orang yang beriman, apabila dikatakan kepadamu: ”Berlapang-lapanglah dalam majlis”, maka Allah akan memberi kelapangan untukmu. Dan apabila dikatakan :”Berdirilah, niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui yang kamu kerjakan..

Santunan Anak Yatim Dhuafa

Jumadil Akhir 1437H / April 2016, Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan.

Sahabat Majelis Ilmu

Foto bersama bulan Ramadhan 2013

Sahabat Majelis Ilmu 114 di Taman Mini Indonesia Indah

Silaturahim Bulanan Ke-2 Majelis Ilmu 114 pada Bulan Februari 2014

Tuesday, May 22, 2018

PENERIMA MANFAAT BULAN MARET-APRIL 2018

Bismillah ar-Rahman ar-Rahim.
Assalammu’alaikum Warahmatullahi Wabarakahtuh.

Alhamdulillahi Rabbil Alamin, Shalawat dan Salam kepada Rasulullah SAW beserta Para Pengikutnya, Umat Islam.

Pada bulan Jumadil Akhir-Rajab 1439H / Maret-April 2018, penyaluran dana Baitul Mal MI-114 telah diberikan kepada 3 orang Mustahiq terdiri dari 2 orang Cleaning Service dan 1 orang Petugas Kebersihan di daerah Kebayoran Baru Jakarta Selatan.

Terima kasih kepada Para Sahabat Majelis dan Jama’ah Masjid Al-Mu’minun, khususnya Para Donatur yang telah memberikan dukungan untuk Pengembangan Majelis. InsyaAllah setiap amal kita bernilai ibadah dan membawa barakah yang besar dan banyak untuk kita dan keluarga kita.

Walhamdulillahi Rabbil Alamin.
Salam ShemangatzZz.
Imam Majelis Ilmu 114.

* * *

Monday, May 14, 2018

DO'A & DZIKIR DALAM SHALAT & SETELAH SHALAT


Shalat di awali dengan Takbiratul Ihram, yaitu mengucap Allahu Akbar sambil mengangkat kedua tangan setinggi bahu atau setinggi telinga. Salah satu makna dari takbir pembuka shalat ini adalah untuk menguatkan kita umat Islam, bahwa dalam kondisi apapun, tatkala masuk waktu shalat, maka kita diperintahkan untuk berdiri tegak, menghadap kiblat dan berkata Allah Maha besar. Semua adalah kecil, harta, jabatan, dunia dan seiisinya adalah kecil, tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan Allah SWT. Maka pada saat hati kita sedang kecil karena terpuruk, gagal, dan terjatuh, selalu ingat kepada Allah SWT, jadikan Shalat sebagai penolong, jangan putus asah, segara menghadap dan berserah diri kepada Allah SWT dengan berdiri tegak tunaikan Shalat.

Setelah takbiratul ihram, kita disunnahkan membaca do’a iftitah. Umar r.a. meriwayatkan, “Ketika kami sedang Shalat bersama Rasulullah s.a.w., tiba-tiba salah seorang jama’ah mengucapkan ‘Allah Maha Besar lagi Sempurna kebesaran-Nya, segala puji bagi-Nya dan Maha Suci Allah sepanjang pagi dan sore (do’a iftitah)’. Kemudian Rasulullah s.a.w. bertanya, ‘siapa yang membaca doa tadi?’ Kemudian orang yang membacanya menjawab, ‘Saya, ya Rasulullah.’ Selanjutnya beliau bersabda, ‘Pintu-pintu langit terbuka karena doa itu.’” Umar r.a kemudian berkata, “Sejak saat itu, saya tidak pernah tidak membaca doa iftitah dalam shalat”.

Setelah kita membaca do’a iftitah, kita menunaikan rukun Shalat yaitu membaca Al-Qur’an Surah Al-Fatihah, yang didalamnya terdapat dzikir dan do’a. Di ayat yang pertama sampai ketiga, kita mengucap basmallah dan hamdallah, menyebut nama Allah SWT, memuji Allah SWT, menyebut asma-Nya. Di ayat yang keempat dan kelima kita mengagungkan kebesaran dan kekuasaannya, seraya berserah diri kepada Allah SWT dengan berikrar bahwa hanya kepada Allah SWT kita menyembah dan hanya kepada Allah SWT kita mohon pertolongan. Kita tidak menyembah uang, jabatan, kekuasaan, manusia, dan materi duniawi, dan kita juga tidak akan memohon-mohon kepada selain Allah SWT untuk urusan apapun. Setelahnya di ayat keenam kita berdo’a memohon agar Allah SWT mengantarkan kita menuju jalan keselamatan di dunia dan di akhirath, dan kita berdo’a memohon agar kita dijaga, dijauhkan dari jalan orang-orang yang dimurkai Allah SWT dan dijauhkan dari jalan orang-orang yang sesat.

Di saat ruku, kita bertasbih dan memuji Allah SWT dan saat i’tidal kita memohon agar Allah SWT mendengar tasbih dan pujian kita kepada-Nya. Di saat sujud kita kembali bertasbih dan memuji Allah SWT dan pada saat duduk di antara dua sujud kita kembali berdo’a dengan meminta 8 hal kepada Allah SWT. Sebelum kita mengakhiri Shalat kita, kita sampaikan kembali penghormatan serta pujian dan do’a. Di akhir Shalat kita, terucap salam yang disertai dengan gerakan menghadap ke kanan dan ke kiri. Shalat tidak lepas dari do’a dan dzikir.

Setelah selesai Shalat, kita masih dapat berdo’a dan berdzikir. Berdasarkan hadis Abdullah bin Amru radhiallahu ‘anhu. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

خَلَّتَانِ لَا يُحْصِيهِمَا رَجُلٌ مُسْلِمٌ إِلَّا دَخَلَ الْجَنَّةَ أَلَا وَهُمَا يَسِيرٌ وَمَنْ يَعْمَلُ بِهِمَا قَلِيلٌ يُسَبِّحُ اللَّهَ فِي دُبُرِ كُلِّ صَلَاةٍ عَشْرًا وَيَحْمَدُهُ عَشْرًا وَيُكَبِّرُهُ عَشْرًا

Ada dua perkara, setiap muslim yang konsisten melakukannya akan masuk ke dalam surga. Keduanya sangatlah mudah, namun sangat jarang yang mampu konsisten mengamalkannya. (Perkara yang pertama) adalah bertasbih, bertahmid, dan bertakbir masing-masing sebanyak sepuluh kali sesudah menunaikan shalat fardhu.” (Sahih; H.R. Tirmidzi, no. 3410; Shahihut Tirmidzi, no. 2714).

* * *