Al Mujaadilah ayat 11 : Hai orang-orang yang beriman, apabila dikatakan kepadamu: ”Berlapang-lapanglah dalam majlis”, maka Allah akan memberi kelapangan untukmu. Dan apabila dikatakan :”Berdirilah, niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui yang kamu kerjakan..

Santunan Anak Yatim Dhuafa

Jumadil Akhir 1437H / April 2016, Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan.

Sahabat Majelis Ilmu

Foto bersama bulan Ramadhan 2013

Sahabat Majelis Ilmu 114 di Taman Mini Indonesia Indah

Silaturahim Bulanan Ke-2 Majelis Ilmu 114 pada Bulan Februari 2014

Monday, February 26, 2018

MASBUK

Beberapa perkara penting terkait dengan Masbuk:
  1. Apabila seorang Makmum datangnya menjelang iqamah Shalat Fardhu, sehingga dia harus memilih antara Shalat Tahyatul Masjid atau Shalat Qabliyah, maka hendaknya mengutamakan Shalat Qabliyah.
  2. Seorang Makmum dikatakan sebagai Masbuk ketika tidak dapat ruku bersama dengan Imam.
  3. Seorang Makmum yang masbuk hendaknya melakukan 2 Takbir. Pertama, Takbiratul Ihram sebagai pembuka Shalat. Kedua, Takbir untuk kemudian mengikuti gerakan Imam (misalnya: jika saat masbuk, Imam sudah dalam posisi sujud, maka makmum langsung ikut sujud tanpa harus mengerjakan ruku dan i'tidal terlebih dahulul).
  4. Seorang Makmum yang masbuk hendaknya mengikuti Imam dan tidak boleh menyelisihi Imam (jika saat Imam sudah sujud, Makmum masbuk baru i'tidal, maka kondisi tersebut adalah salah. Semestinya kalau Imam sujud, maka Makmum ikut sujud, meskipun bacaan makmum saat i'tidal belum selesai).
  5. Masbuk hendaknya melanjutkan Shalat saat Imam selesai salam. Jangan langsung berdiri sementara Imam belum selesai salam.
  6. Masbuk melengkapi raka'at sesuai dengan ketentuan jumlah raka'at Shalat sempurna. Jika tertinggal 1 raka'at, maka setelah Imam salam, makmum lanjutkan shalat 1 raka'at.
  7. Seorang Makmum masbuk laki-laki hendaknya berdiri disamping  Imam dengan posisi satu langkah agak  di belakang Imam, hal ini jika shalatnya hanya berdua. Jika Makmum masbuk laki-laki yang baru datang adalah orang yang ketiga, maka hendaknya menepuk pundak makmum (orang kedua), dan pada saat akan sujud, posisi dua orang makmum tersebut sudah harus mundur/disesuaikan agar berada di shaf kedua, di belakang Imam.
  8. Jika Imam melakukan sujud sahwi maka makmum masbuk juga ikut sujud sahwi, meskipun makmum yang masbuk tidak lupa.
  9. Lebih baik masbuk daripada shalat sendiri. Jika shalat di suatu Masjid, hendaknya bergabung dengan shalat jama'ah yang sudah ada, jangan bikin shalat jama'ah yang lain.
  10. Saat masbuk, boleh mengambil orang yang sedang shalat sunnah sebagai imam. Shalat berjama'ah dalam kondisi masbuq boleh berbeda niat. Misalnya yang ditepuk pundaknya (orang yang akan dijadikan imam) adalah orang yang sedang shalat sunnah, sementara orang yang menepuk pundak (orang masbuk yang akan menjadi makmum) adalah orang yang akan shalat fardhu.
* * *

Monday, February 5, 2018

PENERIMA MANFAAT BULAN NOVEMBER-DESEMBER 2017

Bismillah ar-Rahman ar-Rahim.

Assalammu’alaikum Warahmatullahi Wabarakahtuh.

Alhamdulillahi Rabbil Alamin, Shalawat dan Salam kepada Rasulullah SAW beserta Para Pengikutnya, Umat Islam.

Pada bulan Safar-Rabiul Awal 1439H / November-Desember 2017, penyaluran dana Baitul Mal MI-114 telah diberikan kepada 4 orang Mustahiq terdiri dari 1 orang Pemulung Sampah dan 2 orang Petugas Kebersihan dan 1 orang Lansia di daerah Tomang Jakarta Barat, Kebayoran Baru Jakarta Selatan dan Jatinegara Jakarta Timur.

Terima kasih kepada Para Sahabat Majelis dan Jama’ah Masjid Al-Mu’minun, khususnya Para Donatur yang telah memberikan dukungan untuk Pengembangan Majelis. InsyaAllah setiap amal kita bernilai ibadah dan membawa barakah yang besar dan banyak untuk kita dan keluarga kita.

Walhamdulillahi Rabbil Alamin.

Salam ShemangatzZz.

Imam Majelis Ilmu 114.

* * *